
GBP/JPY diperkirakan akan diperdagangkan dengan bias bullish. Pasangan tersebut berbalik naik dan bertahan diatas moving average 50-periodenya. Sementara itu, moving average 20-periode juga telah melintas diatas moving average 50-periode, dan indeks kekuatan relatif berada diatas 50. Pound Inggris menandai titik terendah sesi di level 1,2182 terhadap dolar AS, namun berhasil bertahan pada level 1,2235, naik sedikit dibandingkan 1,2233 dalam sesi sebelumnya. Trader menantikan laporan GDP Inggris yang akan dirilis pada Kamis, yang akan menjadi indikasi pertama mengenai bagaimana performa ekonomi secara luas sejak voting Brexit pada Juni.
Selama 127,00 tidak tertembus, kemungkinan besar akan terjadi kenaikan lebih lanjut dengan 127,90 dan 128,15 sebagai target.
Pasangan tersebut diperdagangkan diatas titik pivotnya. Tampaknya ia akan diperdagangkan dalam range yang lebih luas selama ia masih berada diatas titik pivotnya. Karenanya, posisi long direkomendasikan dengan target pertama di 127,90 dan kedua di 128,15. Dalam skenario alternatif, posisi short direkomendasikan dengan target kedua di 126,65 apabila harga bergerak kebawah titik pivtonya. Penembusan target ini tampaknya akan mendorong pasangan tersebut terus turun, dan target kedua dapat berada di 126,35. Titik pivot berada pada level 127,00.
Level resistance: 127,90, 128,15, 128,70
Level support: 126,65, 126,35, 125,25