Wakil Perdana Menteri Tiongkok, He Lifeng, mengungkapkan penilaian optimisnya terhadap kondisi ekonomi saat ini dan prediksi bullish. Dari sudut pandangnya, perekonomian dalam negeri berkembang seperti gerakan jarum jam. Ia mengakui ketahanan luar biasa perekonomian Tiongkok yang momentumnya disebabkan oleh kebijakan bijaksana dari partai Komunis yang berkuasa.
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional, Kristalina Georgieva, memuji upaya Beijing untuk merevisi prioritas ekonomi dan pendorong pertumbuhan ekonomi. Lembaga ini terinspirasi oleh kemajuan yang dicapai.
Selain menduduki posisi puncak pemerintahan, He Lifeng juga bertugas di Biro Politik Partai Komunis Tiongkok. Belum lama ini, ia terpilih sebagai direktur Kantor Komisi Urusan Keuangan dan Ekonomi Pusat. Para pejabat tampaknya menutup-nutupi permasalahan ekonomi yang membuat takut para investor asing dan mengakibatkan larinya modal secara besar-besaran.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa perekonomian terbesar kedua di dunia ini sedang tertatih-tatih. Karena kecewa dengan buruknya kinerja perusahaan-perusahaan Tiongkok, permasalahan di pasar properti, dan penurunan perkiraan PDB oleh lembaga-lembaga pemberi pinjaman yang berpengaruh, para investor menarik modalnya dari pasar saham domestik. Tidak mengherankan jika para pejabat tinggi Tiongkok berupaya meyakinkan para investor akan adanya perlambatan sementara. Mari kita tunggu dan lihat apakah Beijing mampu kembali menarik para investor.