Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Riset UBS memprediksi ekonomi akan meningkat jika Trump memenagkan pemilu

back back next
Humor Forex:::2024-08-05T08:54:38

Riset UBS memprediksi ekonomi akan meningkat jika Trump memenagkan pemilu

UBS Research dalam laporan terbarunya memperkirakan bahwa apabila mantan Presiden AS Donald Trump menang telak dalam pemilu di bulan november, ekonomi AS dan pasar saham mungkin akan mengalami perbaikan. Namun, tidak pasti apakah tren naik ini akan berlangsung lama.

Para analis di UBS telah menemukan beberapa alat yang efisien untuk digunakan oleh pemerintah Republik dapat membuat perekonomian sedikit lebih baik daripada saat ini. Langkah pertama yang paling jelas adalah pemotongan pajak secara tajam. Donald Trump senang karena hal ini akan mengakibatkan penurunan nilai dolar AS yang hampir tak terelakkan.

Pemerintahan Trump yang antusias diharapkan akan mengambil langkah berani dalam pemangkasan pajak, terutama untuk bisnis. Hal ini akan mendorong peningkatan tajam dalam laba dan investasi. Sehingga, investor akan sangat diuntungkan dari kinerja perusahaan AS yang kuat.

Selain itu, Trump diharapkan akan melonggarkan peraturan, memberikan semua pengusaha lebih banyak kebebasan dan menghemat biaya kepatuhan yang signifikan, terutama dalam industri yang regulasinya sangat penting.

Poin penting lainnya adalah bahwa Trump selalu menganjurkan dolar AS yang "murah". UBS mengakui bahwa perjanjian internasional untuk mengurangi nilai dolar kemungkinan akan tetap menjadi mimpi. Namun, AS sepertinya akan menemukan cara untuk menyempurnakan nilai mata uangnya.

Kebijakan perdagangan proteksionis Trump bertujuan untuk mendukung produksi dalam negeri. Oleh karena itu, kebijakan ini dapat memberi perusahaan Amerika keuntungan atas pesaing asing mereka.

Beberapa sektor kemungkinan akan lebih menyambut baik kembalinya Trump dibanding sektor lainnya. Misalnya, sektor keuangan telah mengantisipasi deregulasi dan selisih yang lebih besar antara suku bunga jangka pendek dan jangka panjang. Merger dan akuisisi perusahaan akan lebih sering terjadi.

UBS mencatat bahwa setelah kemenangan Trump pada tahun 2016, saham keuangan melonjak. Dengan demikian, mereka dapat merespons dengan cara yang sama kali ini. Selain itu, sektor yang terkait dengan siklus ekonomi akan mengungguli semua sektor lainnya.

UBS yakin bahwa keberhasilan ekonomi AS bergantung pada pertumbuhan ekonomi global dan seberapa cepat ekonomi Tiongkok dapat pulih. Negara-negara dengan efisiensi operasional yang tinggi, surplus perdagangan yang signifikan dengan AS, dan volume perdagangan yang substansial dengan Tiongkok seperti Korea Selatan, Jerman, dan Jepang akan menjadi yang paling rentan terhadap kenaikan tarif impor yang membayangi. Di sisi lain, India dan Inggris mungkin dapat bernapas lega karena mereka menghadapi lebih sedikit risiko.

Menariknya, tidak peduli apakah Trump kalah atau menang, defisit anggaran AS dapat melampaui 7% dari PDB pada awal 2028, terlepas dari partai mana yang berkuasa.

Sorotan utama kebijakan perdagangan Trump adalah persetujuan segera terhadap rancangan undang-undang tentang tarif impor. Tarif yang diusulkan sebesar 60% untuk barang dari Tiongkok dan 10% untuk barang impor lainnya akan meningkatkan tarif rata-rata. mengurangi permintaan barang impor, dan membendung banjir impor. Namun, di masa lalu, kenaikan tarif tidak menggembirakan pasar saham, terutama di sektor berorientasi ekspor.

Bagikan artikel ini:
back back next
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...