Pada sesi Asia hari Senin pada tanggal 9 Januari, Euro melakukan trading dibawah 1.27 dolar AS. Berdasarkan agensi France Presse, Euro telah lemah ditengah tengah spekulasi bahwa krisis hutang Eropa akan berlangsung lama dibalik positifnya statistika AS.
Mata uang tunggal Eropa tersebut turun ke 1.2665 dolar AS sebelum kemudian menunjukkan penurunan besar dari penurunan sebelumnya pada hari Jumat 6 Januari. Euro mencapai 1.2797 pada akhir trading di hari Jumat.
Selain itu, Euro saat ini melakukan trading melawan Yen pada tingkat minimum sejak 2000. Mata uang Euro turun ke 97.72 Yen pada sesi Asia hari Senin. Pada hari Jumat, Euro menutup di 98.71 Yen. Sementara itu, dolar AS menguat melawan Yen dari 77 ke 77.24.
Euro menurun dalam pasar finansial Rusia. Pukul 11.08 , mata uang Eropa 40.6900 Ruble yang menunjuukkan penurunan 20 kopecks dari pembukaan pasar. Dolar AS lemah 1.7 kopecks ke 31. 9644 melawan Ruble.
Pada trading hari Kamis tanggal 5 Januari, Euro turun 1.2831 dolar AS yang menunjukkan minimum baru untuk 16 bulan, dan 98.58 Yen ( minimnum sejak Desember 2000). Lemahnya mata uang Eropa sehubungan dengan pelelangan yang tidak sukses pada beberapa obligasi zona Eropa dan pernyataan yang dibuat oleh bank bank sentral zona Eropa yang mengungkapkan kebutuhan untuk kenaikan pada jumlah simpanan untuk menghindari kerugian dimasa mendatang.
Data pada pengangguran AS dirilis pada hari Jumat. Berdasarkan statistika baru, level pengangguran AS mencapai minimum 35 bulan di bulan Desember 2011. Beberapa 200,000 pengangguran ditempatkan untuk bekerja, jumlah yang melebihi ekspektasi investor dengan jumlah 50,000 orang.
FX.co ★ Euro dibawah 1.27 dolar AS
Humor Forex:::