Bank Rakyat China (People’s Bank of China) menyatakan akan menerapkan kebijakan makroekonomi yang lebih proaktif dan menjaga tingkat liquidity yang memadai dalam sistem keuangan, sembari memperkuat langkah-langkah pencegahan risiko sistemik secara paralel.
Prioritas-prioritas ini tercantum dalam Financial Stability Report tahunan People’s Bank of China yang dipublikasikan pada hari Jumat.
Dalam dokumen tersebut, regulator mencatat bahwa pihaknya akan melanjutkan dukungan finansial untuk menyelesaikan risiko utang pada financial platforms, serta memperketat macroprudential management pembiayaan sektor properti sebagai bagian dari upaya mencegah risiko sistemik di sektor-sektor kunci perekonomian.
Bank sentral juga menyatakan niatnya untuk menurunkan social cost of financing secara keseluruhan, sambil tetap mempertahankan peran penentu market mechanisms dalam menentukan exchange rate mata uang nasional.
Arah kebijakan tersebut diperkuat lagi melalui pernyataan yang dipublikasikan di situs resmi People’s Bank of China bersamaan dengan rilis Financial Stability Report.