Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ USD menunjukkan performa terlemah di antara mata uang utama pada 2025

back back next
Humor Forex:::2026-01-06T12:51:42

USD menunjukkan performa terlemah di antara mata uang utama pada 2025

Dolar AS mencatatkan performa terlemah di antara mata uang utama dunia pada 2025, dengan dollar index turun sekitar 10% year to date dan menempati posisi terlemah di antara developed‑market currencies.

Para analis menunjuk kombinasi kebijakan moneter Federal Reserve dan keputusan perdagangan AS sebagai pendorong utama depresiasi. Pemangkasan suku bunga berulang mengurangi daya tarik dollar‑denominated assets bagi investor, sementara tarif baru meningkatkan ketidakpastian pasar dan memberi tekanan ke bawah pada mata uang.

Dolar yang lebih lemah memberi dorongan bagi eksportir. Barang‑barang AS menjadi lebih murah bagi pembeli asing, membantu ekspor naik sekitar 5% dalam sembilan bulan pertama tahun ini menjadi kira‑kira $125 miliar. Pertumbuhan di sektor‑sektor yang berorientasi ekspor juga mendukung penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur dan pertanian.

Perusahaan multinasional besar juga mendapat manfaat. Perusahaan‑perusahaan dalam S&P 500 mencatat keuntungan lebih tinggi dari operasi luar negeri ketika dikonversi kembali ke dalam dolar yang terdepresiasi. Para analis menduga dinamika ini turut menopang pasar ekuitas.

Penurunan nilai tukar itu, bagaimanapun, menekan konsumen Amerika. Harga barang impor yang lebih tinggi menambah tekanan inflasi. Pada November, inflasi konsumen tercatat 2.7% year‑over‑year, di atas target Fed, sehingga mengikis daya beli rumah tangga.

Polanya juga mengubah pariwisata. Perjalanan keluar negeri bagi warga AS menjadi jauh lebih mahal, sementara AS relatif menjadi lebih terjangkau bagi wisatawan asing di tengah pelemahan dolar.

Bagikan artikel ini:
back back next
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...