Saham Samsung Electronics Co. Ltd. melonjak tajam pada hari Senin, mencapai rekor tertinggi setelah pernyataan optimistis dari salah satu CEO, Young Hyun Jun, memperkuat ekspektasi para investor terhadap prospek perusahaan di bidang kecerdasan buatan.
Dalam perdagangan pagi, saham Samsung naik lebih dari 6% ke rekor 136.800 won, mengangkat indeks KOSPI Korea Selatan sebesar 1,9%. Kenaikan ini menyusul laporan memo internal dari Jun di mana ia mengutip pelanggan chip yang mengatakan, "Samsung kembali". Hal ini memicu harapan akan kontrak pasokan chip memori besar yang akan segera terjadi dengan Nvidia Corporation.
Lonjakan saham yang dimulai pada hari Jumat tersebut juga mendukung saham teknologi Asia yang lebih luas. Pesaing chip memori, SK Hynix Inc., naik hampir 3% pada hari Senin dan mencapai rekor tertingginya sendiri.
Rally saham Samsung pada awal tahun 2026 melanjutkan momentum dari akhir tahun 2025, ketika saham perusahaan tersebut naik tajam di tengah tanda-tanda pengetatan pasokan di pasar memori dan harga prosesor yang lebih tinggi. Para analis memperkirakan peningkatan permintaan dari industri AI terhadap memori bandwidth tinggi (HBM) akan semakin mengurangi pasokan dan mendorong harga lebih tinggi tahun ini.
Samsung sebelumnya tertinggal dari SK Hynix dalam menangkap permintaan terkait HBM yang terkait dengan AI, tetapi mereka mempersempit kesenjangan di paruh kedua tahun 2025, mengamankan kesepakatan pasokan dengan OpenAI. Laporan menunjukkan kesepakatan dengan Nvidia juga hampir selesai.
Media Korea Selatan telah melaporkan bahwa Samsung sedang bersiap untuk mengumumkan hasil keuangan yang memecahkan rekor untuk kuartal keempat tahun 2025, dengan angka pendahuluan diperkirakan akan diterbitkan minggu ini.