Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Survei BofA: Manajer aset beralih dari kekhawatiran resesi ke kekhawatiran inflasi

back back next
Humor Forex:::2026-05-21T13:52:43

Survei BofA: Manajer aset beralih dari kekhawatiran resesi ke kekhawatiran inflasi

Investor institusional global telah merevisi tajam ekspektasi makroekonomi mereka, beralih dari ketakutan akan resesi menjadi kekhawatiran akan munculnya kembali gelombang inflasi di Amerika Serikat.

Sebuah survei pada bulan Mei oleh Bank of America, mencakup 60 manajer aset yang mengelola dana sekitar $869 miliar, menemukan bahwa ketahanan ekonomi AS telah menempatkan kembali prospek kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve ke dalam agenda para investor.

Sentimen di kalangan pelaku pasar telah berubah secara signifikan selama sebulan terakhir:

- 28% manajer kini meyakini bahwa tekanan inflasi AS telah diremehkan secara signifikan. Angka ini meningkat dua kali lipat sejak bulan April.

- 25% responden memperkirakan Federal Reserve akan mengejutkan pasar dengan siklus kenaikan suku bunga yang lebih agresif daripada yang saat ini telah diperhitungkan oleh pasar.

Kembalinya risiko kebijakan hawkish (agresif) ini sudah mulai mengubah konstruksi portofolio. Para investor mulai meninggalkan posisi long pada obligasi negara dan menutup posisi trading yang bertaruh pada kurva imbal hasil yang semakin curam. Data makro AS yang kuat dipandang sebagai katalis utama bagi penguatan kembali mata uang dolar.

Belum ada konsensus yang jelas mengenai kebijakan Bank Sentral Eropa. Meskipun 58% responden menganggap potensi kenaikan suku bunga diperlukan untuk mengekang inflasi, 31% lainnya memandang pengetatan kebijakan lebih lanjut sebagai sebuah kesalahan regulasi.

Pasar negara berkembang telah mengalami pemulihan dari titik terendah dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah fund telah beralih ke posisi overweight pada instrumen utang pasar berkembang, dengan memprioritaskan instrumen berdenominasi mata uang lokal. Para ahli strategi Bank of America memperingatkan bahwa optimisme ini berdiri di atas fondasi yang rapuh, mengingat tingginya tingkat risiko geopolitik global saat ini.

Arus dana telah beralih menjauh dari instrumen kas yang bersifat defensif di tengah meningkatnya ekspektasi inflasi. Mengambil posisi beli pada aset berisiko saat ini menjadi strategi trading yang paling banyak diikuti, dipilih oleh 47% manajer. Posisi long pada komoditas menempati peringkat kedua dengan persentase 22%.

Bagikan artikel ini:
back back next
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...