Mantan trader Societe Generale Jerome Kerviel, yang telah dihukum 3 tahun penjara atas penipuan keuangan di tahun 2010, mengatakan bahwa ia akan mengajukan gugatan lain terhadap bank tersebut, The Financial Times melaporkan.
Pengacara barunya David Koubbi mengatakan bahwa kliennya menggugat bank tersebut atas manipulasi bukti. Khususnya, Kerviel menegaskan bahwa bank tersebut memotong 6 jam dari 12 jam rekaman audio dari percakapan Karviel dengan manajemen Societe Generale. Kerviel menduga bahwa bank tersebut memotong bagian dari percakapan yang menunjukkan bahwa manajemen bank tersebut menyadari beberapa operasi yang dilaksanakan oleh trader tersebut. Fakta ini tidak pernah dikonfirmasi oleh bank tersebut.
Bloomberg mengingat kembali bahwa Kerviel telah mengajukan gugatan terhadap SocGen pekan lalu. Gugatan tersebut mengklaim bahwa bank tersebut melebihkan kerugian dari transaksi Kerviel. Pada gilirannya, bank tersebut menolak tuduhan tersebut dan berjanji akan mengajukan tuntutan balik.
Pada awal tahun 2008 Societe Generale mengumukan operasi ilegal Karviel yang menyebabkan kerugian hampir 5 miliar euro. Pada tahun 2010, mantan trader tersebut dinyatakan bersalah atas pemalsuan dokumen, pelanggaran kewajiban, dan penggunan yang tidak sah atas sistem komputer bank dan dihukum 3 tahun penjara dan denda 4,9 miliar euro.
Kerviel tidak mengakui kesalahanyya tersebut. Ia mengklaim bahwa manajemen SocGen menyadari operasi tersebut dan menutup mata pada resiko tersebut meskipun transaksi tersebut menguntungkan.
Permohonan banding Kerviel terhadap hukuman penjara tahun 2010 dimulai pada 4 Juni di Paris
FX.co ★ Jerome Kerviel Akan Menuntut Societe Generale
Humor Forex:::