Pemerintah Iran memulai proses privatisasi sektor minyak negara tersebut yang berarti bahwa ekspor minyak swasta akan mencapai 20%. Hal ini dikemukakan oleh kepala serikat eksportir minyak, gas dan produk petrokimia Iran Hasan Khosrojerdi, tertulis dalam situs Press TV. Langkah ini ditawarkan untuk menghindari embargo yang dibuat melawan Iran oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat.
Saat ini semua minyak dari negara tersebut diekspor oleh pemerintah dan perdagangannya dilaksanakan oleh bank sentral, dibandingkan dengan yang terkena sanksi. Sektor swasta tersebut dapat menghindari keterbatasan tersebut dengan kontak langsung dengan importir.
Lembaga-lembaga swasta akan memperoleh hak untuk mengekspor sekitar 400.000 barrel minyak dari Iran setiap 24 jam. Pemasarannya juga dilaksanakan oleh mereka.
Sanksi yang dikenakan di Iran oleh Uni Eropa mulai berlaku sejak 1 Juni 2012. Mereka menduga embargo menyeluruh untuk pembelian minyak dan gas dari Iran dan juga boikot ke institusi finansial Iran. Hal tersebut menjadikannya sulit untuk melakukan transaksi dengan dollar AS dan euro.
Saham Uni Eropa dalam pengiriman minyak Iran sejumlah satu seperempatnya, hal ini mengapa republik Islam tersebut terpaksa mencari pilihan lain untuk menggantikan para konsumen Eropa dengan para klien di Asia. Dan para klien tersebut memperoleh giliran untuk mendapatkan keuntungan dari situasi tersebut dengan meminta harga yang lebih rendah.
Amerika Serikat dan Uni Eropa mengenakan sanksi pada Iran karena mereka menyangka Teheran berupaya untuk menciptakan senjata nuklir; Iran membantahnya.
FX.co ★ Iran Mengizinkan Ekspor Minyak Swasta
Humor Forex:::