Orang-orang paling kaya di dunia berhasil menyimpan kekayaan yang berkisar antara $21 dan $32 triliun dollar di luar negeri. Hal tersebut dinyatakan oleh Tax Justice Network (TJN) yang mengurus masalah penghindaran pajak. Laporan awal dirilis oleh The Observer. Sebagai perbandingan, PDB AS berjumlah sekitar 15 triliun dollar.
Penelitian yang dilakukan oleh TJN mengungkapkan data di 130 negara selama 40 tahun. Cina menempati peringkat pertama dengan mengumpulkan 1,189 triliun dollar dari aset-aset tersebut yang berada di negara-negara dengan tingkat pajak yang rendah. Peringkat kedua dan ketiga ditempati oleh Rusia dengan 798 miliar dollar dan Korea Selatan dengan 779 miliar dollar. Brazil (520 miliar dollar) dan Kuwait (496 miliar dollar) menempati tempat ke-4 dan 5. Negara-negara yang berada di 10 besar diantaranya, Meksiko (417 miliar dollar), Venezuela (406 miliar dollar), Argentina (399 miliar dollar), Indonesia (331 miliar dollar) dan Arab Saudi (308 miliar dollar).
Sekitar 10 juta orang di seluruh dunia memiliki aset di negara dengan pajak yang rendah. 92.000 diantaranya memiliki separuh dari seluruh aset luar negeri senilai 9,8 triliun dollar (jika batas minimumnya adalah 21 triliun dollar).
Laporan untuk TNJ dibuat oleh mantan kepala ekonom di lembaga konsultan, McKinsey James Henry. Penelitian yang dilakukannya berdasarkan informasi yang disediakan oleh IMF, Bank Dunia, Bank for International Settlements dan pemerintah nasional. Ia menghitung aset-aset pada bank dan akun investasi dengan mengesampingkan aset-aset non-keuangan seperti aset properti, yacht dan mobil-mewah.
FX.co ★ Orang Kaya Menyembunyikan Kekayaan Hingga 32 Triliun Dollar Di Negara-negara Dengan Tingkat Pajak Yang rendah
Humor Forex:::