Berdasaran Agence France-Presse, penurunan saham tersebut berkaitan dengan penerbitan laporan Sharp di kuartal kedua tahun 2012. Laporan tersebut menunjukkan bahwa selama periode bulan April sampai Juni perusahaan tersebut kehilangan 1,77 miliar dollar.
Sebelumnya telah diperkirakan bahwa profit negatif perusahaan tersebut hanya mencapai 1,27 miliar dollar di akhir kuartal tersebut. Pada akhir tahun perkiraan kerugian direvisi naik. Sharp menderita kerugian karena penurunan pendapatan di tengah kondisi persaingan yang tinggi dengan perusahaan Samsung dan Sony.
Pada awal bulan Agustus perusahaan tersebut mengumumkan perampingan perusahaan yang signifikan. Sharp berencana akan memberhentikan 5.000 karyawan selama 8 bulan mendatang menurut ketentuan program penghematan yang akan menjadi pemberhentian karyawan terbesar di perusahaan tersebut sejak pertengahan abad lalu.