Sejumlah penerbangan asing, termasuk AirAsia Malaysia dan British BMI menunda pelayanan ke Iran karena kesulitan ekonomi yang dialami negara tersebut, Agence France-Presse melaporkan.
"Volatilitas mata uang Iran" merupakan alasan khusus untuk menahan empat penerbangan per minggu. Di saat yang sama BMI yang di kendalikan oleh British Airways namun memastikan bahwa pelanggan akan diberikan pengembalian uang secara penuh.
Namun, beberapa perusahaan penerbangan besar masih melakukan penerbangan ke Tehran, khususnya Lufthansa, Austrian Airlines, KLM, dan Alitalia.
Ekonomi Iran mengalami sanksi yang dijatuhkan oleh AS dan Uni Eropa. Rial Iran minggu lalu turun, turun 40% dari nilainya.
Pemerintah mencoba untuk mengerahkan kantor pertukaran mata uang untuk menggunakan nilai tetap dalam pasar yang tidak diatur sebelumnya, namun penjual Tehran menentang langkah tersebut. Angka resmi saat ini setara dengan 28.500 rial pada dolar AS semementara di black market 32.000 rial.
FX.co ★ AirAsia menunda penerbangan ke Teheran karena fluktuasi mata uang Iran
Humor Forex:::