Bloomberg yang mengutip Kinetic Analysis, melaporkan bahwa bea ekonomi dari 'Frankenstorm' yang melanda wilayah Timur AS bisa mencapai hingga $20 miliar. Berdasarkan estimasi perusahaan, kerugian yang diasuransikan hanya mencapai $7-8 miliar.
Kinetic Analysis mengklaim bahwa bagian yang signifikan dari kerugian akan ditarik oleh daerah setempat dan negara yang akan meliputi rehabitilasi infrastruktur, seperti banjir di terowongan Subway di New York.
Bloomberg tidak mengklarifikasi jika Kinetic Analysis menghitung kerusakan yang sangat penting; Kemungkinan mereka hanya memperehitungkan kerugian langsung. Sementara itu, perekonomian AS mengalami efek samping dari badai lainnya. Dengan demikian, pasar saham terbesar di Amerika ditutup pada tanggal 29-30 Oktober. Selain itu, perusahaan penerbangan harus membatalkan tidak kurang dari 12 ribu penerbangan, berdasarkan dari Wall Street Journal. Pada akhirnya, sejumlah perusahaan juga mengalami pengaruh buruk dari bencana alam ini karena mereka harus menghentikan pekerjaan mereka di wilayah pesisir timur.
Badai Katrina yang menerjang New Orleans di tahun 2005 dianggap yang paling merusak. Saat itu, kerugian yang diasuransikan mencapai $41,1 miliar berdasarkan dari Insurance Information Institute.
Pada 30 Oktober malam badai Sandy menerjang New Jersey. Berdasarkan informasi terbaru, badai tropis ini merenggut 14 nyawa sementara sekitar 7 juta orang memiliki masalah dengan pasokan listrik. Diperkirakan dalam waktu dekat Sandy akan bergerak menuju negara bagian Pennsylvania ke New York. Bencana alam ini telah mencapai Kuba dan Haiti. Sejara menyeluruh 50 orang dinyatakan tewas selama terjadi badai tersebut.
FX.co ★ Kerugian badai Sandy diperkirakan mencapai $20 miliar
Humor Forex:::