Menurut Xi Jinping, Presiden dari People's Republic of China, peluncuran dari AIIB adalah tahap pertama reformasi dari sistem pengelolaan ekonomi dunia dan peningkatan kualitas. President of China menganggap kerja AIIB sangatlah penting. Presiden bank Jin Liqun setuju dengan Xi Jinping. Ia menyebutkan bahwa institusi keuangan ini akan mendorong perkembangan Asia.
Xi Jinping mengumumkan bahwa Tiongkok akan mendukung bank dalam perkembangan dan fungsi. People's Republic of China menghabiskan $50juta pada peluncuran bank untuk menciptakan dana khusus yang akan membantu peserta negara-negara yang bermasalah untuk mengembangkan proyek infrastruktur.
Jumlah dari saham modal adalah $100juta dengan bagian utama didepositkan oleh Tiongkok. Media telah menulis bahwa AIIB Tiongkok adalah sebuah alternatig pada World Bank dan Asian Development Bank.