Jerman akan mendapatkan 40-45% dari total energinya dari sumber daya terbarukan pada 2025. Keputusan tersebut menyusul reformasi terbaru terhadap hukum energi terbarukan di negara tersebut. Keputusan tersebut akan dilaksanakan dalam waktu sepekan ke depan.
Pemerintah Yunani dan pemerintah 16 negara bagian Jerman sepakat mengenai aspek-aspek utama reformasi baru terhadap Renewable Energy Act (EEG) negara tersebut. Kanselir Angela Merkel mengatakan keputusan final belum dibuat, namun kesepakatan tersebut telah mencapai babak akhir.
Merkel mengatakan bahwa pemimpin negara-negara bagian sepakat bahwa bagian energi terbarukan akan meningkat hingga 40-45% pada 2025 dan elemen berbasis pasar yang akan mendukung investasi energi terbarukan, akan diperkenalkan.
Sementara itu, para partisipan gagal menyepakati batas atas biomassa dan pengembangan jaringan dan distribusi energi yang diproduksi oleh instalasi tenaga angin. Menteri Ekonomi Jerman Sigmar Gabril mengatakan ia percaya bahwa pemerintah akan mengadopsi hukum energi terbarukan pada 8 Juni 2016.