Nampak seperti para pekerja kerah-biru dapat menyelamatkan perekonomian global. Menurut artikel yang diterbitkan oleh para peneliti Australia di jurnal kesehatan The Lancet, ketidakaktifan fisik dapat menghabiskan banyak uang.
Naiknya biaya kesehatan dan turunnya produktifitas pekerja adalah akibat dari aktifitas fisik yang rendah yang dapat menyebabkan perekonomian global merugi sebesar $67,5 milyar di tahun 2013. Sydney Univeristy Senior Research Fellow, Dr. Melody Ding, yang memipin rangkaian aktifitas fisik Lancet saat ini menyatakan bahwa sebagian besar kerugian dibuat oleh negara-negara berpendapatan tinggi. Semakin negara miskin berkembang, semakin rugi perekonomian global di negara tersebut. Namun demikian, negara dengan pendapatan rendah sampai menengah memiliki bagian yang lebih besar dari beban penyakit ini. Hasil penelitian menunjukan gaya hidup meningkatkan risiko diabetes, kanker, dan perkembangan penyakit hati. Dikarenakan isu kesehatan ini, 5 juta orang meninggal setiap tahunnya. Itulah mengapa, perekonomian global membutuhkan pemeliharaan fisik.
Untuk menyelesaikan permasalahan ini, masyarakat perlu mencurahkan setidaknya satu jam perhari untuk aktifitas fisik. Profesor Ulf Ekelund dari Norwegian School of Sport Sciences mengatakan, "pesan kami adalah pesan yang positif: memungkinkan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan risiko ini jika kita cukup aktif, bahkan tanpa perlu mengikuti olahraga tertentu atau pergi ke pusat kebugaran".