Arab Saudi berencana akan menutup beberapa proyek senilai lebih dari $20 miliar untuk mengurangi defisit publik, Bloomberg melaporkan mengutip laporan dari orang yang familiar dengan persoalan ini. Negara kerajaan tersebut juga berencana akan menurunkan anggaran perdana menteri untuk satu triwulan. Saat ini, defisit anggaran Arab Saudi merupakan yang terbesar diantara 20 negara dengan perekonomian tertinggi di dunia. Ribuan proyek senilai $69 miliar saat ini ditinjau oleh pemerintah. Sekitar sepertiganya akan dihentikan. Hal ini seharusnya akan berdampak positif bagi anggaran dalam beberapa tahun mendatang. Selain itu, Otoritas Arab Saudi berencana untuk menggabungkan beberapa kabinet dan menutup beberapa lainnya. Menteri Keuangan Arab Saudi menolak untuk memberikan komentar terkait situasi ini. Dikarenakan penurunan harga minyak mentah, Arab Saudi menutup tahun 2015 dengan rekor penurunan anggaran sebesar $98 miliar. Menurut Dana Moneter Internasional, negara-negara penghasil minyak di Timur Tengah akan mengalami kerugian sebesar $150 miliar di tahun ini.