Anggaran Swedia untuk tahun mendatang memiliki lubang sebesar 42 miliar kronor ($5 miliar). Kantor Hutang Nasional Swedia harus menjelaskan situasi ini.
Dari jawaban pemerintah tergantung apakah bank sentral negara tersebut akan dapat memperpanjang program pelonggaran kuantitatif menjadi obligasi tipe lain pada 2017.
Namun, menurut Danske Bank, regulator dapat membeli obligasi tercover, dan menciptakan resiko pelemahan yang cukup signifikan pada pasar obligasi Swedia.
Bank sentral tersebut menerapkan program pelonggaran kuantitatif untuk menimbulkan inflasi, namun pada akhir tahun ia akan memiliki sekitar 40% dari pasar obligasi pemerintah. Perluasan pembelian obligasi akan bergantung pada penerbitan obligasi baru.
Tampaknya sangat mungkin Kantor Hutang Nasional Swedia akan mengurangi prediksinya untuk penerbitan obligasi menjadi sekitar 60 miliar kronor dari 77 miliar kronor, menurut para ahli.
Kini, Riksbank sedang berdiskusi dengan lembaga tersebut mengenai potensi konsekuensi pada pasar dari program pembelian obligasi skala besar ini. Lebih jauh, Riksbank tidak menutup kemungkinan kemungkinan untuk membeli aset tipe lain seperti obligasi tercover, obligasi korporat, atau obligasi regional apabila mereka ingin membuat kebijakannya lebih ekspansioner.
Menurut Danske Bank, para pejabat akan mengumumkan perpanjgan pembelian obligasi pemerintah selama satu tahun senilai 30 miliar kronor dalam paruh pertama tahun ini, dibandingkan dengan 45 miliar kronor pada paruh kedua 2016.
Meskipun terdapat prediksi seperti itu, perpanjangan pembelian obligasi pemerintah kedalam pasar obligasi tercover dapat mendorong yield gadai lebih jauh, dan akan memperbesar gelembung perumahan Swedia.