S&P Global Ratings telah menurunkan terbitan rating kredit jangka panjang miliknya untuk kota Kyiv, ibukota Ukraina, menjadi 'CC' dari 'CCC+', dengan outlook negatif. Agensi tersebut mengatakan keputusan tersebut berdasarkan langkah pemerintah untuk merestrukturisasi obligasi mata uang lokal mereka.
Outlook negatif menggambarkan pandangan agensi tersebut bahwa kegagalan untuk membayar utang obligasi secara tepat waktu hampir tidak terelakan. Jika Kiev tidak memenuhi pembayaran obligasi berikutnya di bulan Desember, maka rating akan diturunkan kembali menjadi 'D'. Apabila pemerintah akan menebus obligasi secara penuh dalam mata uang nasional, maka S&P dapat menaikan rating.
Namun demikian, skenario tersebut sepertinya tidak akan terjadi, ungkap para ahli.
Di bulan September tahun 2015, Departemen Keuangan dari Adiministrasi Kota Kyiv memperpanjang sisa jatuh tempo dari obligasi domestik kota tersebut yang berjumlah total UAD 4,29 milyar selama 12 bulan.
Menurut data terakhir, utang Kiev untuk layanan utilitas melebihi UAH 1 milyar, yang mana UAH 917,4 juta tercatat sebagai utang Kiev untuk konsumsi listrik ke 'Kyivenergo'.
Sementara itu, Perdana Menteri Ukraina, Vladimir Groisman mengatakan bahwa pemerintah bahkan tidak akan berdiskusi mengenai penyerapan anggaran.
Pertemuan Dewan Direksi IMF berikutnya terkait alokasi tahapan berikutnya untuk Ukraina dijadwalkan pada 14 September. Bantuan finansial termasuk alokasi sebesar $17,5 milyar untuk kredit selama 4 tahun