Menurut Credit Suisse, Goldman Sachs dan institusi keuangan utama lainnya, pertumbuhan global terlihat akan melaju di 2017. CNBC melaporkan bahwa analis di Credit Suisse meningkatkan perkiraan pertumbuhan global mereka ditahun 2017 menjadi 2,8% dari 2,6%. Di tahun 2016, pertumbuhan ekonomi global terlihat di 2,4%. Para ahli mengatakan ekonomi global meningkat setelah penurunan selama dua tahun. Sementara itu. Jan Hatzius dari Goldman Sachs bahkan lebih optimis dengan mengatakan pertumbuhan PDB dunia akan tetap di 3,5% tahun mendatang. Gregory Daco, analis di Oxford Economics, mengatakan bahwa ekonomi AS diperkirakan akan naik di triwulan ketiga dibalik naiknya belanja konsumen. Menurutnya, Tingkat pertumbuhan PDB AS akan dua kali lipat menjadi 2,7% dari triwulan kedua. Namun, pertumbuhan PDB triwulan keempat hanya akan diperkirakan sebesar 2%. Ekonom mengatakan faktor negatif berkurang. Dengan demikian, perekonomian negara berkembang, dan beberapa diantaranya bergantung pada ekspor minyak mentah, dan memperoleh momentum dari sebagian pemulihan harga minyak. Sementara itu, Goldman Sachs mengatakan resiko terbesar dalam tekanan jangka pendek berasal dari faktor politik, bukan dari faktor ekonomi. khususnya, pemilihan presiden AS yang akan datang dibebankan oleh pertumbuhan.