UE dan Kanada telah menandatangani kesepakatan perdagangan bebas yang lama dinantikan dalam sebuah pertemuan di Brussel. The Comprehensive Economic and Trade Agreement (CETA) menghapuskan 99% dari seluruh biaya cukai antara Kanada dan pasar tunggal UE. Kesepakatan tersebut akan mulai berlaku dengan syarat ratifikasi oleh Kanada dan seluruh 28 negara Uni Eropa.
CETA dipandang sebagai prototipe dari kesepakatan perdagangan bebas yang berskala lebih besar yang akan dinegosiasikan antara UE dan AS, yang dikenal sebagai Transatlantic Trade and Investment Partnership (TTIP). Pembicaraan tersebut dimulai oleh Presiden Obama dan para pemimpin UE. Namun pembicaraan tersebut ditunda karena penentangan yang semakin meluas pada kedua sisi Atlantik. Di satu sisi, para petani UE menyampaikan kekhawatirannya terkait kompetisi sengit dengan para produsen agrikultural besar asal AS. Di sisi lain, kedua calon presiden AS, Hillary Clinton dan Donald Trump, menentang kesepakatan tersebut.
Kembali ke CETA, kawasan Wallonia yang berbahasa Prancis di Belgia menggunakan hak vetonya terhadap perjanjian tersebut selama sebulan. Namun, pemerintah federal Belgia dan Komisi Eropa meyakinkan otoritas lokal untuk menandatangani perjanjian tersebut.
Wakil Presiden Parlemen Eropa, Alexander Lambsdorff, menghimbau kepada pemerintah Wallonia untuk menyetujui kesepakatan ini demi tujuan bersama.