Deep Space Industries Inc mengungkapkan rencana mereka untuk meluncurkan armada dari pesawat luar angkasa untuk mencari asteroid kecil dan menambangnya untuk bahan-bahan berharga di 2015. Perusahaan terbaru ini berjanji akan membuat menjadi kenyataan untuk mengekstraksi logam dan air dari asteroid yang berada di dekat bumi dalam satu dekade.
"Dengan menggunakan sumber daya yang diambil di ruang angkasa merupakan satu-satunya cara untuk menghasilkan perkembangan ruang angkasa yang permanen. Lebih dari 900 asteroid-asteroid baru yang melewati Buni ditemukan setiap tahunnya... Dalam hal ini, logam dan bahan bakar dari asteroid dapat memperluas industri luar angkasa. Ini merupakan strategi kami", Ungkap staff resmi Deep Space.
Inovasi ini akan memungkinkan untuk menambah pengisian bahan bakar pesawat luar angkasa di luar bumi. Potensi target penambangan akan diteliti dengan bantuan dari pesawat luar angkasa yang dinamakan Fireflies dengan bobot 25 kilogram yang sudah siap di tahun 2015. Pada 2016, 32 kilogram Dragonflies akan dikirim ke luar angkasa pada misi 2-4 tahun untuk membawa kembali sample asteroid.
"Masyarakat umum akan ikut serta dalam misi Firefly dan Dragonfly melalui live feed dari Mission Control, pelatihan online dalam pertambangan asteroid disponsori oleh perusahaan bagian pemasaran dan cara inovatif lainnya untuk membuka kesempatan yang luas," ungkap CEO Deep Space David Gump.
Deep Space berusaha untuk mengeksploitasi sumber daya dari ruang angkasa, yang dinamakan asteroid. Perusahaan ini berencana untuk memulai pertambangan asteroid dalam sepuluh tahun mendatang. Deep Space juga bertujuan untuk mendapatkan air yang berasal dari asteroid untuk memecahnya kemudian mengubahnya menjadi hidrogen dan oksigen dan membuat bahan bakar roket. Bahan bakar ini dapat digunakan untuk menambah bahan bakar satelit dan pesawat lain yang berada di luar angkasa.
FX.co ★ Asteroid akan ditambang dalam 2 tahun
Humor Forex:::