Dalam sebuah upaya untuk menaikan mata uang nasional, otoritas Iran memutuskan untuk mengubah nama mata uang tersebut, mengabaikan alat kebijakan konvensional seperti suku bunga dan nilai tukar tetap.
Oleh karena itu, mata uang Iran saat ini, direncanakan akan berganti nama menjadi toman. Pemerintah agaknya antusias untuk kembali ke nama mata uang mereka sebelumnya. Toman telah menjadi mata uang dasar di Iran sampai 1932 ketika reformasi moneter diselenggarakan. Selama reformasi ini, toman digantikan dengan rial Iran pada kurs 1:10. Toman akan ditempatkan dalam sirkulasi sebagai unit moneter setelah bank sentral menerima persetujuan mengenai usulan ini dari Parlemen dan Dewan Pengawas Konstitusi.
Untuk saat ini, rial Iran masih menjadi mata uang nasional negara tersebut. Meskipun demikian, nilai dari barang-barang ritel masih ditaksir dalam bentuk toman. Hal ini tentu memudahkan masyarakat karena mereka dapat mengeluarkan angka nol yang ganjil ketika melakukan perhitungan.