Badan regulator otoritas UE sedang memikirkan mengenai "kordinasi pengambilan tidankan tegas" pada Google, French National Commission on Informatics and Liberties melaporkan. UE berencana akan membuat satuan tugas yang diketuai oleh pengawas perlindungan data Perancis CNIL. Keputusan akhir akan ditentukan pada rapat dari pasal 29 Working Party pada 26 Februari. Partai yang dilaksanakan menurut pasal 29 dari petunjuk 95/46/EC merupakan badan perlindungan data independen yang terdiri dari wakil-wakil dari 27 negara Uni Eropa dan Komisi Eropa.
Akibat klaim yang terus berlanjut dari regulator Eropa, satu tahun yang lalu Google memperkenalkan kebijakan baru yang bertujuan untuk pengumpulan data mengenai pengguna Gmail, Youtube., Google+ dan 60 portal web lain yang dimiliki oleh mesin pencari internet terbesar. Setelah menghabiskan waktu selama tujuh bulan untuk investigasi, lembaga otoritas UE menemukan peraturan yang terbaru tidak konsisten dengan European General Data Protection Regulation.
"Pada akhir dari penundaan selama empat bulan yang diberikan kepada Google untuk mematuhi instruksi perlindungan data Eropa dan untuk melaksanakan dengan efektif rekomendasi (kami), belum ada jawaban yang diberikan," ungkap lembaga perlindungan data CNIL Perancis.
Badan regulaor UE menduga bahwa masalah pertikaian Google akan menjadi sebuah pelajaran berharga untuk dipelajari bagi setiap orang. Saat ini Facebook merupakan pusat perhatian.
Satuan tugas kemungkinan akan mengambil tindakan kuat terhadap Google pada musim panas; namun yang akan terjadi selanjutnya masih belum pasti.Meskipun demikian apa yang dapat dinyatakan dengan pasti adalah penerobosan data di Perancis telah dikenakan denda hingga 300.000 euro.
Google telah membantah tuduhan ini.
FX.co ★ UE akan mengambil tindakan keras terhadap kebijakan privasi Google
Humor Forex:::