Menurut survei yang dilakukan oleh FactSet, pendapatan perusahaan-perusahaan AS dalam indeks S&P 500 kemungkinan naik 9% per tahun di triwulan pertama.
Angka ini naik dari kenaikan 4,9% di triwulan keempat 2016 namun di bawah kenaikan yang diperkirakan sebesar 12,3%. Sementara itu, S&P 500 tumbuh 6,2% sejauh ini di tahun ini dan mendekati rekor tertinggi.
Beberapa perkiraan profit bergantung pada kebijakan Presiden AS Donald Trump pada pengurangan pajak dan kenaikan anggaran infrastruktur, menurut para analis. Saat ini, pasar tidak memiliki kepastian mengenai cara Trump akan memenuhi janji-janjinya.
Selain itu, investor menyatakan kekhawatirannya mengenai potensi pertumbuhan GDP AS yang lebih lambat dari ekspektasi. Di Februari, pertumbuhan proyeksi Fed Atlanta sebesar 3,4% untuk Januari-Maret. Namun, perkiraan tersebut dipangkas menjadi 0,9% sejak itu.