Pendapatan perusahaan industri Tiongkok naik sebanyak 31,5% di bulan Januari dan Februari dari setahun yang lalu. Sementara itu, operasional bisnis manufaktur dari Partai Komunis yang tengah berkuasa tercatat sebesar 50% dari pendapatan sebesar 234,3 milyar pada profit.
Dalam dua bulan pertama di tahun ini, perusahaan industri mencatatkan profit senilai 1 triliyun yuan, untuk pertama kalinya dalam sejarah. Angka ini dikarenakan adanya kenaikan sebesar 13,9% pada pendapatan industri keseluruhan ke 17,4 triliyun yuan (atau setara dengan $2,53 triliyun), yang melebihi kenaikan sebesar 13,3% pada biaya.
Menurut Biro Statistik Nasional (NBS), perusahaan yang dikelola oleh negara menyumbangkan angka pendapatan sebesar 233,63 milyar yuan, dua kali lipat lebih banyak dari tahun sebelumnya. Angka tersebut mencatatkan 23% untuk profit industri keseluruhan, naik dari 13% dalam periode yang sama di tahun lalu.
Dalam waktu yang bersamaan, eksplorasi batu bara dan minyak memperlihatkan penurunan, sementara profit pada industri besi naik sebanyak lebih dari 20 kali lipat.
Pada analis mencatatkan pendapatan pada indeks harga produsen (PPI) di pertengahan kedua tahun lalu merupakan masa-masa kritis pada sektor bahan-bahan baku. PPI naik sebanyak 7,3% di bulan Januari dan Februari 2017.
Menurut NBS, pertambangan batu bara, peleburan logam besi, eksplorasi minyak tanah dan sektor kilang, serta produksi kimia bersama-sama menghasilkan kontribusi yang lebih besar terhadap profit dalam selama dua bulan pertama tahun 2017 dibandingkan dengan bulan Desember. Para ahli mengatakan hal ini seharusnya dilihat sebagai normalisasi restoratif profit.