Mulai 2014 hingga 2016, perusahaan-perusahaan Perancis akan dikenakan pajak sebesar 75% pada gaji yang melampaui satu juta euro. Francois Hollande mengembangkan versi terbaru dari pajak kemewahan dalam upaya untuk mempercepat peraturan Dewan Konstitusional mengenai pajak daftar gaji apapun sebesar 66%.
Namun, tidak hanya perusahaan-perusahaan besar yang menjadi korban inovasi ini. Pajak yang baru ini meruntuhkan harapan dari klub-klub sepakbola untuk hak istimewa. Presiden Liga Sepak Bola Profesional Perancis, Frederic Thiriez, memperkirakan pajak tersebut dapat menyebabkan kerugian klub-klub sepak bola utama sebesar 82 juta euro. Karena sepak bola Perancis saat ini kekurangan dana, kenaikan pajak seperti ini memiliki konsekuensi yang buruk.
Skandal mengenai kemungkinan pembebanan pajak kemewahan di akhir 2012 mendorong banyak orang kaya Perancis keluar dari negara tersebut. Untuk menghindari pajak, mereka memilih memindahkan bisnis mereka ke negara-negara tetangga di Eropa, seperti Belgia dan Swiss. Sejauh ini, tidak ada yang mengetahui dampak perubahan drastis ini dan apakah perubahan tersebut akan memberikan hasil.
FX.co ★ Pajak Kemewahan Diperkenalkan di Perancis
Humor Forex:::