Menurut data resmi Eurostat di paruh kedua 2012, kenaikan harga gas alam rumah tangga tertinggi di antara negara-negara anggota UE terjadi di Latvia. Harga gas untuk konsumen rumah tangga naik 21% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Harga gas alam domestik juga naik tajam di Estonia (19%) dan di Bulgaria (18%). Di Lithuania, harga gas alam mencatatkan kenaikan 13 persen. Di antara ke-27 negara-negara UE, penurunan harga gas alam hanya dialami oleh Slovenia (7,8%).
Rata-rata, harga gas alam naik ke 10,3% di Uni Eropa di paruh kedua 2012. Sementara itu, Eurostat tidak memberikan data di Siprus, Malta dan Finlandia karena volume pasar gas yang kecil.
Dalam skala riil, harga gas di Latvia sebesar 5,6 euro per 100 kWh, yang setara dengan sekitar 9 meter kubik dan lebih rendah dari harga rata-rata di UE (7,2 euro). Dibandingkan dengan harga Latvia, harga gas alam di Yunani dan Denmark lebih tinggi 10 euro per 100 kWh, di Swedia harga lebih tinggi dari 12 euro.
Rusia adalah pemasok gas utama untuk Latvia. Gas Rusia mencakup sekitar 70% total kebutuhan negara Baltik ini. Di 2009, kesepakatan gas ditandatangani antara perusahaan gas Latvia Latvijas Gāze (34% sahamnya dimiliki Gazprom) dan Gazprom.
Di 2010, kedua perusahaan tersebut mencapai perjanjian untuk diskon sekitar 15 persen pada bahan bakar Rusia ini, yang juga berlaku di 2011 dan 2012. Biaya pengiriman gas alam tidak dijelaskan.
FX.co ★ Pertumbuhan Harga Gas di Latvia Paling cepat Se-Eropa
Humor Forex:::