Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah menunjukkan poin utama dari rencana baru untuk stabilisasi ekonomi. Reaksinya segera diketahui. Indeks saham turun hampir 4% saat pidatonya disiarkan. Meskipun dokumen ini hanya dipersiapkan untuk mendapatkan persetujuan dari Kabinet, hal tersebut telah menambah pengaruh besar untuk indikator utama ekonomi. Ketidak percayaan para pelaku pasar saham menimbulkan penurunan terhadap indeks-indeks utama. Sebagai contoh, Nikkei dan Topix ditutup turun masing-masing 3,8% dan 3,2% . Selain itu, hasil imbal obligasi negara selama 30 tahun telah meningkat menjadi 1,80%. Langkah stabilisasi ini ditujukkan untuk sektor-sektor yang berbeda.
Pertama-tama, pemerintah akan memperbaharui fungsi skema dana pensiun. Mulai saat ini organisasi-organisasi ini akan memiliki kesempatan untuk berinvestasi bukan hanya pada obligasi pemerintah, tapi juga pada berbagai aset. Pembiayaan tambahan akan memberikan kontribusi untuk peringkat indeks. Selain itu, Lembaga otoritas Jepang berencana akan menciptakan area ekonomi khusus untuk menarik modal asing dan mendorong aktivitas bisnis di negara tersebut. Mereka juga bertujuan akan mendorong volume investasi swasta dalam infrastruktur atas bantuan beberapa dispensasi pajak. Dalam pidatonya, Shinzo Abe juga menekankan akan perlunya perluasan ukuran industri pertanian dan peran wanita dalam seluruh bidang ekonomi. Pemerintah telah meyakinkan negara bahwa laju pertumbuhan rata-rata pendapatan sedikitnya akan berada di 3%, yang merupakan 1% lebiih dari level target inflasi yang ditetapkan oleh bank sentral Jepang.
FX.co ★ Strategi ekonomi Abe menyebabkan penurunan indeks
Humor Forex:::