Berdasarkan pada data yang diberikan pada 26 Agustus oleh Bloomberg, Biro Statstik Nasional Cina telah menunda pengeluaran data industri spesifik dari PMI manufaktur.
Alasan penundaan tersebut adalah kekhawatiran mengenai keakuratan informasi, serta data yang tidak mencukupi yang diberikan oleh beberapa sektor produksi industri, juru bicara biro statistik Sheng Laiyun mengatakan.
Di awal musim panas Cina menolak untuk mengeluarkan laporan pada sektor industri. Kemudian dikatakan bahwa jumlah data statistik telah meningkat dan memerlukan waktu tambahan untuk menganalisanya.
Ahli statistik Cina membuat perbaikan pada mekanisme perhitungan PMI di awal 2013. Mereka tidak mengitung 800 perusahaan, melainkan mengitung data dari 3.000 perusahaan; Selain itu, jumlah sektir industri dikurangi dari 31 menjadi 21. Menurut data resmi, PMI resmi Cina bulan Juli sebesar 50,3. Purchasing Managers' Index adalah sebuah indikator dari kondisi ekonomi dari sektor manufaktur. Jika angka melebihi 50 poin, itu berarti adanya perluasan pada sektor. Jika data setara dengan 50, itu akan menunjukkan stagnasi, dan angka dibawah 50 menunjukkan penurunan pada sektor. Purchasing Managers' Index juga dihitung untuk sektor layanan.
Statistik Cina telah berulang kali dikritik oleh ekonom. Pada pertengahan Agustus, Para staff dari Beijing University di Shenzhen mengeluarkan serangkaian artikel yang menunjukkan bahwa Cina mungkin akan melebihkan PDB sebanyak $1 triliyun. Pada musim semi 2013, Cina dituduh memperluas data ekspor. Beberapa institusi barat memperkirakan indikator ekonomi makro Cina menggunakan metode mereka sendiri.
FX.co ★ Cina menunda pengeluaran data ekonomi makro
Humor Forex:::