Tes rudal dalam pelatihan bersama angkatan darat AS dan Israel menimbulkan dampak yang kuat dan memberikan gejolak bukan hanya pada musuh, namun juga pada kuotasi di pasar pertukaran internasional. Dua rudal balistik di Laut Mediterania memberikan dampak bagi seluruh trader di dunia sejak pagi. Kuotasi jatuh signifikan di beberapa bursa Asia dan Eropa tepat setelah Kementerian Pertahanan Federasi Rusia melaporkan mengenai penembakkan dua misil ke zona perairan. Operasi pengujian rutin tersebut menjadi kejutan besar bagi dunia keuangan. Oleh karena itu, harga minyak mentah Laut Utara naik dalam sekejap. Pada perdagangan tanggal 3 September, kuotasi harga Brent berada di level tertinggi dalam tiga hari trading dan mencapai harga $115,74 per barrel yang merupakan harga tertinggi sejak 29 Agustus. Gejolak ini berakhir setelah pernyataan resmi dari Menteri Pertahanan Israel yang mengakui bahwa pengujian rudal sistem Anchor merupakan praktek yang rutin dilakukan. "Kepanikan yang disebabkan oleh laporan adanya peluncuran rudal di Laut Mediterania dianggap serius karena tingginya ketegangan akibat situasi di Suriah (khususnya dengan adanya kemungkinan serangan ke Suriah dari sisi AS) dan kesiapan melawan dari pihak Rusia," menurut pendapat lembaga pemerintahan Israel. Meski kepanikan di bursa telah mereda, namun harga-harga belum mampu kembali normal di pembukaan bursa.
FX.co ★ Pengujian rudal Israel di laut mengakibatkan kegelisahan di bursa
Humor Forex:::