Berusaha mengikuti perkembangan negara-negara lainnya di dunia, Prancis ingin berkontribusi pada industri pembayaran digital. Pihak berwenang telah mengumumkan bahwa regulator memilih jaringan blockchain Tezos untuk menguji mata uang digitalnya sendiri. Percobaan kriptokurensi bank sentral ini akan dilakukan oleh Societe Generale, kelompok keuangan terbesar.
Tujuan program yang dinyatakan secara resmi ini adalah untuk menyelidiki peluang potensi CBDC untuk kliring dan pembayaran aset keuangan yang menggunakan token. Tugas yang ditetapkan oleh regulator keuangan Prancis akan dilakukan oleh spesialis dari Societe Generale dan Nomadic Labs. Nomadic Labs adalah salah satu pusat penelitian dan pengembangan terbesar di ekosistem Tezos. Saat ini, Prancis akan memulai tahap terakhir pengujiannya. Hasil kerja sama ini diperkirakan berupa sebuah aplikasi untuk menggunakan kriptokurensi nasional.
Secara umum, komunitas Eropa telah berupaya menciptakan mata uangnya sendiri, termasuk euro. Pada bulan September, Presiden ECB, Christine Lagarde, mengumumkan bahwa Bank Sentral Eropa terus menyelidiki pro dan kontra dalam pengenalan euro digital untuk melengkapi uang tunai. Kini masalah utama terkait dengan tindakan regulator selanjutnya dan kemungkinan peluncuran kriptokurensi Eropa.