Para ekonom berupaya mencari tahu apakah Dow Jones Industrial Average, salah satu indeks saham utama AS, akan mampu menembus di atas level tertinggi terbarunya. Setelah indeks melambung tinggi ke level 30.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah pada akhir November, banyak ekonom menduga bahwa masih ada ruang untuk rally yang lebih besar.
Indeks Dow melonjak tajam di tengah kabar mengenai kesuksesan uji coba tiga vaksin virus corona dan keputusan Donald Trump untuk menyerahkan kekuasaan secara damai. Selain itu, bursa saham juga terangkat naik karena harapan untuk pemulihan ekonomi global dan stabilitas politik di AS. Mereka yang mempertaruhkan rally lebih lanjut pada Dow yakin bahwa indeks tersebut akan memperbarui rekor tertingginya saat vaksinasi massal dimulai.
Pemerintah AS mengatakan siap mengeluarkan 6,4 juta dosis vaksin COVID-19 di seluruh negeri untuk distribusi awal. Vaksinasi akan dimulai segera setelah salah satu dari beberapa vaksin menerima pengesahan federal untuk penggunaan darurat. The Dow Jones mengumpulkan kekuatan untuk lonjakan baru. Jika vaksin disetujui, indeks tentu akan melambung naik.
Sebagai tambahan, kabar politik juga mendorong sentimen bullish dalam pasar ekuitas. Investor menyambut pencalonan mantan pimpinan Fed, Janet Yellen, sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden terpilih Joe Biden. Yang penting, General Services Administration (GSA) secara resmi mengakui kemenangan Biden. Sekarang, pemerintahan Trump dapat memulai persiapan resmi untuk mentrasfer kekuasaan yang dapat menyingkirkan ketidakpastian politik.