Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Analis menarik persamaan antara Apple dan Tesla

back back next
Humor Forex:::2021-03-30T13:32:11

Analis menarik persamaan antara Apple dan Tesla

Para pakar telah lama bertanya-tanya apa sebenarnya perusahaan asal AS, Tesla. Apakah produsen kendaraan listrik atau perusahaan IT? Tesla dan Elon Musk semakin dibandingkan dengan produsen komputer personal dan tablet Amerika, Apple, dan pendiri legendarisnya, Steve Jobs. Apakah perbandingan ini adil?

Pada 2011, Elon Musk adalah seorang insinyur ambisius yang bermimpi menciptakan mobil berbahan bakar listrik. Ia bertekad menyelamatkan kemanusiaan dan dunia dari pemanasan global. Sama halnya dengan Apple yang memperkenalkan komputer personal pertamanya pada 1980an. Terkait hal ini, Tesla adalah penerus Apple yang sesungguhnya. Perusahaan tersebut telah menerapkan teknologi-teknologi terobosan dan membawa hal baru ke dunia. Itulah mengapa investor "memandang Tesla seperti mereka memandang Apple 20 tahun lalu", analis Morgan Stanley Katy Huberty mengatakan.

Pada Desember tahun lalu, Apple mengumumkan akan mulai memproduksi mobil listrik swa-kemudi pada 2024. Dalam merespon kabar ini, Elon Musk mengungkapkan dalam sebuah cuitan bahwa selama "hari-hari terkelam" perusahaan dalam memproduksi Model 3, ia pernah menawarkan Tim Cook untuk membeli Tesla seharga sepersepuluh nilainya saat itu, tapi CEO Apple tersebut menolak menghadiri pertemuan. Secara khusus, pada waktu proporsal diajukan, nilai pasar Tesla di atas $600 miliar. Dengan itu Tim Cook melewati kesempatan untuk membeli perusahaan tersebut hanya sebesar $60 miliar. Masih belum diketahui apakah benar atau tidak karena manajemen Apple menolak mengomentari pernyataan Musk.

Beberapa berpendapat bahwa rahasia kesuksesan Tesla dan Apple terletak pada fanatisme dan kesetiaan konsumennya. Perusahaan tersebut tidak hanya menciptakan telepon dan mobil tapi gambaran berada dalam gaya hidup tertentu. Awalnya, produsen ini hanya fokus pada segmen pasar premium. Setelahnya, mereka berhasil menyingkirkan sebagian besar kompetitornya.

Musk, seperti Jobs, menghabiskan banyak waktu mengembangkan suku cadang dan produk secara keseluruhan. Perhatian dari pendiri kedua perusahaan pada detail layak diacungi jempol. Steve Jobs dikenal sebagai orang yang mudah marah. Didorong oleh hasratnya untuk membuat produk yang elegan dan sempurna, ia berulang kali membatalkan peluncuran produk baru di detik terakhir untuk membuat beberapa perubahan. Elon Musk juga cenderung mengambil keputusan spontan yang didorong oleh hasrat untuk mencapai hasil terbaik. Pernah, ia muncul dengan ide mengganti pelindung matahari dalam banyak kendaraan listrik yang telah mulai diproduksi.

Mengingat kesamaan antara konsep dan pendiri perusahaan, para pakar seringkali membandingkan takdir mereka. Analis Market Watch, Vitaly Katsnelson, ingin mengetahui apa yang akan terjadi pada Tesla jika Elon Musk tiba-tiba meninggalkan perusahaan untuk alasan tertentu seperti yang dilakukan Steve Jobs. Setelah ia mengundurkan diri sebagai ketua Apple Computer pada 1985, bisnis perusahaan memburuk. Sehubungan hal ini, pertanyaan berikut muncul: akankah Tesla mengulangi takdir Apple jika kehilangan pemimpin karismatik dan manajer berbakat seperti Elon Musk?

Bagikan artikel ini:
back back next
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...