Menurut analis di The New York Times, ekonomi zona euro berkontraksi 0,6% pada kuartal pertama 2021, ini merupakan sinyal jelas adanya resesi. Krisis ekonomi disebabkan oleh pembatasan COVID-19 di beberapa negara Eropa dan minimnya kebijakan stimulus. Hari ini, ekonomi AS unggul dari Eropa berkat "anggaran publik yang besar" dan laju vaksinasi yang pesat, analis di The New York Times mencatat. Saat ini, 19 negara di kawasan euro menghadapi apa yang disebut resesi ganda yang "menggambarkan anggaran stimulus yang kurang agresif dan kegagalan untuk mengamankan vaksin." Namun, muncul beberapa tanda peningkatan di UE. Penyebaran virus corona di Jerman dan Prancis telah melambat, sementara industri menghidupkan kembali produksi. Dengan itu, ekonomi Jerman menyusut 1,7% dari Januari hingga Maret dimana PDB Italia dan Spanyol berkontraksi masing-masing hanya sebesar 0,4% dan 0,5%. Ekonomi Prancis tumbuh tipis 0,4% dan prospeknya terbilang optimis. Sebagian besar ekonom dan ECB memperkirakan zona euro akan tumbuh pesat pada paruh kedua 2021, menghasilkan pertumbuhan lebih dari 4% pada skala tahunan.
FX.co ★ Ekonomi Eropa menghadapi resesi
Humor Forex:::