Karena harga tinggi, banyak perusahaan pengolahan ikan merugi. Pada saat yang sama mereka tidak mampu menggantikan sepenuhnya salmon Norwegia dengan salmon dari Rusia. Oleh karena itu, perusahaan harus memotong produksi. Asosiasi tersebut mengatakan bahwa sebagian perusahaan perikanan yang hanya mengandalkan salmon menghadapi ancaman kebangkrutan.
Di 2013, impor salmon dari Norwegia turun 11 persen menjadi 134.000 ton. Menurut asosiasi tersebut, terdapat tanda-tanda penetapan harga non pasar untuk produk ini di Norwegia. Khususnya beberapa importir UE yang mulai mengabaikan kontrak. Di awal Januari, media Norwegia melaporkan bahwa Rosselhoznadzor Rusia bersama dengan perusahaan ikan domestik mencoba mengusir eksportir Norwegia dari pasar.
Para regulator Rusia meminta Norwegia membuat perjanjian khusus dengan eksportir Rusia sebagai ganti dari dihapuskannya larangan dari otoritas pemancingan Rusia.
Pada 1 Januari 2014, Rosselhoznadzor untuk sementara melarang impor ikan Norwegia ke Rusia dari lusinan perusahaan. Kepala Rosselhoznadzor, Sergey Dankvert mengatakan bahwa layanan medis hewan Norwegia tidak mengawasi keamanan pengiriman, sementara perusahaan pengolahan ikan tidak memenuhi persyaratan medis dan kebersihan hewan di Rusia.