Ribuan klien Barclays mengalami hal buruk di awal tahun. Departemen keamanan bank melaporkan mengenai pencurian dari 27.000 pelanggan ke managemen grup finansial tersebut. Sumber yang tidak diketahui memberikan informasi pada bank mengenai kasus tersebut dan memberikan stik memori berisi file mengenai 2.000 klien sebagai bukti. Informasi meliputi rincian pemasukkan, simpanan, hipotek, dan masalah kesehatan, kebijakkan jaminan dan paspor dan nomor keamanan nasional. Pemberi informasi juga mengatakan bahwa data dapat dijual utnuk sebanyak jutaan pound. Ia juga menyebutkan bahwa 27.000 file dijual setelah dicuri. Dewan pengelola membuat pernyataan pada otoritas Inggris bahwa klien yang terlibat mengatakan Barclays mengambil "seluruh langkah yang dibutuhkan" untuk mengatasi masalah tersebut. Bank mengatakan di website resminya, "Ini adalah aksi kriminal dan kami akan bekerjasama dengan dewan berwenang untuk mengatasinya". Para ahli memperkirakan penalti maksumum untuk pelanggaran keamanan ini. Grup bank akan menghadapi denda sampai 500.000 poundsterling ($820.000). Ini bukanlah kejadian pertama di dunia keuangan. Beberapa bulan lalu, Target Corp. menjadi korban serangan cyber. Kemudian, para staff eksekutif retailer terbesar dunia ini mengumumkan kebocoran kartu kredit senilai 40 juta, namun Target mengatakan masalah sudah diatasi dengan segera.
FX.co ★ Barclays Group Mengalami Serangan Cyber
Humor Forex:::