Apple saat ini dibawah pengawasan oleh Dewan Hubungan Tenaga Kerja Nasional AS terkait komplain mengenai kondisi kerja dari karyawan raksasa teknologi ini. Keengganan perusahaan untuk membahas masalah internal secara publik dianggap sebagai alasan utama dibalik investigasi oleh NLRB. Dua karyawan Apple melayangkan gugatan terhadap korporasi yang menuduhnya memberikan tekanan pada karyawan dan menetapkan persyaratan kebersihan informasi yang ketat. Semuanya dimulai dengan percakapan grup di Slack, sebuah platform komunikasi perusahaan. Karyawan Apple melakukan survei dan menanyakan kepada kolega dari departemen yang berbeda mengenai ukuran gaji yang diterima dalam jumlah kerja yang sama. Kemudian, mereka juga meluncurkan sebuah saluran dimana mereka bisa mengumpulkan data gaji. Namun, tim manajemen Apple terus memblokir upaya tenaga kerja untuk mensurvei dan membahas pembayaran. Dalam tanggapannya, komplain tersebut telah dicatat oleh NLRB. Lembaga ini wajib untuk menginvestigasi seluruh gugatan dan menuju jalur hukum jika terdapat berbagai pelanggaran.
Mantan Karyawan dan Karyawan Apple saat ini baru-baru ini telah mengkritik budaya perusahaan dari Twitter dengan menggunakan tagar #AppleToo. Berdasarkan Undang-undang Amerika Serikat, tenaha kerja memiliki hak untuk secara terbuka membahas topik tertentu, seperti kondisi kerja.