Utama Kuotasi Kalendar Forum
flag

FX.co ★ Washington Siap Mengeluarkan Rusia dari G8

back back next
Humor Forex:::2014-03-06T01:39:22

Washington Siap Mengeluarkan Rusia dari G8

Sekertaris negara John Kerry mengatakan pengiriman pasukkan Rusia ke Crimea dapat disebut sebagai "aksi agresi" dan menambahkan bahwa, jika Russia melanjutkan aksi ini, pertemuan G8 tidak akan terjadi dan Russia akan terisolasi total.
Russia mungkin akan kehilangan kursinya di G8 jika menolak untuk merubah perlakuannya pada Crimea. Putin "tidak akan memiliki Sochi G8, ia mungkin tidak akan berada dalam G8 jika hal ini berlanjut, ia akan mengalami pembekuan aset di bisnis Rusia, bisnis Amerika akan mundur, dan kemungkinan akan terdapat penurunan lebih lanjut untuk ruble," Kerry memberi peringatan di acara Meet the Press NBC.
"Terdapat sesuatu yang besar. Amerika Serikat bersatu, Russia akan terisolasi. Itu bukanlah posisi kekuatan," Diplomat utama AS mengatakan. "Jika Russia ingin menjadi negara G8, Russia harus bertindak seperti seharusnya G8 bertindak." Kerry mengatakan negara G8 dan beberapa negara lain "bersiap untuk mulai mengisolasi Rusia," dengan "pilihan luas" yang tersedia.
"Negara-negara lain sudah bersiap untuk menjatuhkan sanksi ditempat, mereka bersiap mengisolasi Russia secara ekonomi, dan ruble sudah menurun. Russia memiliki tantangan ekonomi yang besar."
BBC melaporkan kemarin, bahwa otoritas Inggris memutuskan untuk menari pembicaraan untuk pertemuan G8 di tengah penumpukkan tentara Russia di Ukraina. Begitu juga dengan Perancis. Selain itu, Presiden Barack Obama dapat memboikot pertemuan Sochi yang dijadwalkan untuk bulan Juni. Kanada juga akan mengacuhkannya.
Sementara untuk Jerman, Italia, dan Jepang, masih tidak pasti apakah negara tersebut akan hadir di pertemuan.
Dewan Federasi membiarkan Vladimir Putin untuk masuk ke tentara ukraina untuk keamanan penduduk Rusia. Seperti yang diketauhi Dewan Federal, "alasan untuk invasi adalah ancaman bagi nyawa penduduk Federasi Rusia, teman sebangsa, dan personil tentara bersenjata Federasi Rusia di wilayah Republik Crimea."
Juru bicara Putin, Dmitry Peskov menginformasikan bahwa Presiden Russia belum memerintahkan operasi.

Bagikan artikel ini:
back back next
loader...
all-was_read__icon
Anda telah menyaksikan semua publikasi
terbaik saat ini.
Kami sudah mencari sesuatu yang menarik untukmu...
all-was_read__star
Baru saja diterbitkan:
loader...
Publikasi lebih baru...