Bencana yang terjadi pada pesawat yang dikemudikan oleh Malaysian Airlines memberikan guncangan terhadap harga pasar dari saham perusahaan. Saat munculnya berita mengenai kemungkinan kecelakaan pesawat, saham perusahaan turun 20 persen. Catatan penurunan mencapai 0,2 ringgit Malaysia (atau sekitar 0,061 dolar AS) per saham yang menghasilkan hampir 0,25 ringgit. Pesawat jet Malaysian Airlines berpenumpang sejumlah 239 termasuk krunya yang hilang tersebut memicu reaksi pasar yang kuat. Menurut informasi resmi, Boeing 777-200 mengilang dari radar satu jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Terdapat dua penumpang yang memiliki pasport curian. Interpol melaporkan informasi ini dan saat ini sedang dalam pemeriksaan. Sementara itu, tim SAR belum mendapatkan hasil apapun. Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai nasib Boeing 777 -000 yang hilang tersebut. Belum ada puing-puing maupun korban yang ditemukan. Tim SAR menelusuri bagian laut Cina Selatan yang sangat luas, dengan melibatkan organisasi internasional dan pasukan militer. Pimpinan dari tim SAR merasa bahwa mereka perlu menelusuri pesawat jet tersebut di dekat titik terakhir kontak radar dengan pesawat, di dekat Selat Malaka. Malaysian Airlines merupakan perusahaan penerbangan besar yang melakukan perjalanan menuju Asia dan Negara-negara Eropa dan juga ke AS.
FX.co ★ Saham Malaysian Airlines mengalami penurunan
Humor Forex:::