Menurut surat kabar The Times, pemerintah Inggris tengah mempertimbangkan boikot diplomatis Olimpiade Musim Dingin di Beijing tahun depan. Pada waktu yang sama, atlet-atlet Inggris akan tetap menghadiri perhelatan itu. Pembahasan aktif berlangsung di dalam pemerintahan Inggris mengenai apakah akan memboikot Olimpiade Musim Dingin 2020 di Tiongkok, surat kabar melaporkan. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dilaporkan mendukung ide ini. Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss adalah salah satu pendukung terkuat boikot: ia menuduh Tiongkok melanggar hak asasi manusia. Namun, tidak semua pemerintah mendukung langkah politik ini. Sebagian mengatakan bahwa menteri dan pejabat Inggris tidak akan menghadiri Olimpiade, sementara duta besarnya untuk Tiongkok akan hadir. Lima anggota Partai Konservatif sangat mendukung boikot. Dalam surat mereka kepada Boris Johnson, mereka mendesak Johnson untuk melarang perwakilan diplomatis Inggris hadir pada Olimpiade Musim Dingin di Beijing dan mengingatkannya akan dua anggota parlemen Inggris yang dikenakan sanksi oleh Tiongkok pada awal tahun ini. Reaksi pejabat Tiongkok bervariasi. Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian, “Politisisasi olahraga berlawanan dengan semangat Olimpiade dan merusak kepentingan atlet dari seluruh negara."
FX.co ★ Inggris pertimbangkan boikot diplomatis Olimpiade Musim Dingin Beijing
Humor Forex:::