Menteri luar negeri Perancis Alain Juppe menyebut Yuan mata uang yang diremehkan, kata Associated Press. Pernyataan ini dibuat sebelum G20 Summit yang bertempat di Cannes di bulan November. Di antara sekian masalah yang dibicarakan di Summit, ada sebuah pernyataan hutang beberapa negara berkembang membayar kembali ke Cina.
Pada hari Rabu, 14 September, Juppe akan mengunjungi Beijing. Ia mengatakan ia berencana mendiskusikan pertanyaan liberalisasi Yuan dengan otoritas Cina. "Kami memiliki tujuan bahwa posisi Cina berkembang di sejumlah wilayah tertentu, khususnya dalam hal mata uangnya," Juppe mengungkapkan pada wartawan.
Perekonomian utama dunia, khususnya AS, telah memperhatikan Cina untuk membuat nilai Yuan lebih fleksibel. Sejak itu bank sentral Cina telah meningkatkan nilai Yuan melawan dolar AS beberapa kali. Akibatnya, mata uang Cina telah menguat melawan dolar sekitar 5%.
Menurut Juppe, sistem perekonomian dunia gagal untuk memenuhi parameter perkembangan yang berkelanjutan yang dibutuhkan. Ia menginformasikan bahwa salah satu masalah yang paling penting pada G20 Summit mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengubah sistem ini untuk memastikan stabilitas yang lebih jauh.
FX.co ★ Menteri Perancis mengklaim Yuan diremehkan
Humor Forex:::