Pada hari Selasa tanggal 4 Oktober, pemilik akun di bank Dexia Franco-Belgian yang bermasalah menarik 300 juta Euro, mengatakan AFP dengan referensi ke De Tijd harian perekonomian Belgia. Saat itu, sejumlah uang ditarik selama krisis 2008.
Saham di bank Franco-Belgian turun lebih dari 37 persen dalam awal trading hari Selasa tanggal 4 Oktober, yang menetapkan kerendahan 3 tahun. Selama hari tersebut, saham memulihkan posisi dengan potongan terakhir kerugian yang menutup sekitar 22 persen, karena kementerian keuangan Perancis dan Belgia mengeluarkan pernyataan dukungan ke grup bank dengan penawaran penyediaan jaminan pada hutang Dexia.
Menurut Bloomberg, Perdana menteri Belgia Yves Leterme mengatakan dewan direksi Dexia akan menstrukturisasi kembali aset grup bank. Disebutkan juga bahwa 'bank yang buruk' karena aset yang bermasalah akan diatur untuk Dexia SA DEXB) dan akan memperoleh jaminan pemerintah sebesar EUR 113 juta. Detil rencana restrukturisasi belum diketahui.
Yves Leterme juga mengatakan bahwa nasionalisasi Dexia merupakan satu-satunya langkah yang masuk akal untuk menyelamatkan bank, ungkap Reuters. Leterme mengklaim bahwa jaminan pemerintah yang disediakan untuk grup bank tidak akan memperngaruhi keadaan finansial Belgia. Kepala bank sentral Perancis Christian Noyer juga mengumumkan kesiapannya untuk menyediakan bantuan finansial untuk Dexia.
Dexia yang fokus pada keuangan proyek pemerintah merupakan salah satu bank terbesar di Eropa. Pemerintah Perancis dan Belgia memiliki saham di bank ini setelah krisis finansial 2008 saat menerima EUR 6.4 milyar bantuan finansial dari uang investor negara dan swasta dengan tujuan untuk mencegah kebangkrutannya. Dexia merupakan bank pertama yang mengalami krisis hutang secara signifikan yang menjadi salah satu kreditor Yunani dan kerugiian yang berkelanjutan dalam hal ini.
FX.co ★ Penarikan EUR 300 juta dari bank utama Eropa dalam sehari
Humor Forex:::