Para pakar Jerman memperingatkan bahwa dampak langsung dari sanksi Barat yang berkontribusi pada bertambahnya tekanan ekonomi di Kremlin akan segera terjadi. Mereka mengakui bahwa runtuhnya perdagangan gas dengan Rusia akan menyebabkan resesi di ekonomi terbesar Eropa tersebut menjadi tak terelakkan.
Penghentian tiba-tiba pasokan gas dari Rusia akan merugikan Jerman sebesar 12,5% dari produksi tahunannya, prediksi para analis. Total kerugian ekonomi selama enam bulan tahun 2022 bisa mencapai €193 miliar. "Ketergantungan ekonomi Jerman pada gas Rusia diremehkan," ujar juru bicara Prognos AG, Michael Behmer. Menurut sebuah studi belum lama ini yang dilakukan oleh para peneliti Prognos, pemutusan total pasokan gas Rusia dapat mengakibatkan kerugian senilai beberapa miliar dolar untuk sejumlah industri Jerman. Industri kaca, baja, dan makanan akan menjadi sektor yang paling terpukul. Total potensi kerugian diperkirakan mencapai €49 miliar.
Jika Moskow menghentikan pasokan gas alam ke wilayah tersebut, Jerman akan menghadapi gangguan rantai pasokan dan penundaan produksi di industri lain. Ini kemudian akan menyebabkan kerugian senilai €144 miliar pada paruh kedua tahun 2022. Jika ini terjadi, ekonomi terbesar keempat di dunia itu bisa tergelincir menuju resesi yang dalam, Behmer menyimpulkan.