Ketika sanksi anti-Rusia mulai diberlakukan, banyak pembeli internasional menolak kesepakatan minyak dengan Moskow. Sehingga, kini Moskow terpaksa menjual minyak mentahnya di harga terendah untuk tetap bersaing di pasar. Ini dalam gilirannya mempengaruhi pemain-pemain utama di pasar yang juga terpaksa memangkas harga. Tampaknya rencana AS untuk membuat minyak lebih murah berhasil. Tidak hanya Arab Saudi mulai mempertimbangkan kenaikan produksi minyak tapi juga memangkas harga minyak grade unggulannya untuk bersaing dengan Rusia. Kerajaan itu harus menawarkan minyak mentahnya dengan potongan harga yang dalam karena aliran minyak Rusia yang murah menciptakan persaingan yang ketat. Menurut Bloomberg, Saudi menjual Arab Heavy dan Arab Medium pada potongan harga terbesar dibandingkan Arab Light sejak 2014. Tiongkok dan India biasanya adalah pengimpor utama minyak mentah dengan potongan harga. Namun, mereka telah meningkatkan pembelian minyak Rusia. Iran juga ikut menjual dan menurunkan harga minyaknya yang telah didiskon untuk memperebutkan konsumen di Tiongkok. Venezuela pun mengikuti dan menawarkan minyak mentah dengan potongan harga yang mencetak rekor.
FX.co ★ Arab Saudi pangkas harga minyak sementara kompetisi meningkat
Humor Forex:::