Perkiraan bahwa Jerman akan menemukan kesulitan dalam posisi setelah pengenalan sanksi anti-Rusia dan Jerman harus membeli gas alam di harga yang sangat tinggi dalam menghadapi kekurangan pasokan berubah menjadi keliru. Pemerintah Jerman selalu pragmatis. Oleh karena itu, Berlin bisa mampu memilih pasokan bahkan pada saat kekacauan pasar energi.
Baru saja diketahui bahwa Jerman memutuskan untuk tidak membeli gas alam cair (LNG) Qatar karena harga yang terlalu tinggi. Ini persoalan harga mengenai akan membeli atau tidak membeli gas alam, Robert Habeck, kementerian perekonomian Jerman, menjelaskan. Negara ini sedang mencari penawaran terbaik. Karena Qatar tidak membuat penawaran baik, importir berpotensi harus membeli gas ditempat lain, Robert Habeck mengatakan.
Banyak para ahli percaya bahwa ketidaksepakatan tersebut antara kedua negara adalah bagian dari negosiasi perdagangan. Teori ini di dukung oleh fakta bahwa Jerman dan Qatar memiliki perjanjian kemitraan energo, sehingga pembicaraan akan berlanjut.
Pada pertengahan Agustus, diberitakan bahwa Qatar memasok LNG ke Italia, bukan ke Jerman. Sementara itu, Jerman tidak menunjukkan adanya pengiriman LNG sejak negara ini mengumumkan kemitraan energi di bulan Maret.