Pemerintah Turki terus menguji ketahanan ekonomi negaranya dengan membiarkan inflasi berjalan tidak terkendali. Ternyata, tidak ada batas kenaikan harga di negara ini. Belakangan ini, inflasi tahunan di Turki dengan mudah naik di atas level 80%. Menurut data resmi, harga konsumen Turki melonjak menjadi 80,21% pada Agustus ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Inflasi di negara ini telah berjalan cukup lama. Musim panas ini, laju pertumbuhan inflasi meningkat dari 73% (73,5%) di bulan Mei menjadi masing-masing 78,62% dan 79,6% pada bulan Juni dan Juli. Indeks harga konsumen naik 1,46% sebulan pada Agustus saja. Sementara itu, Bank Sentral Republik Turki terus mengikuti perintah Presiden Recep Tayyip Erdogan, dan terus memangkas suku bunga. Belakangan ini regulator menurunkan suku bunga menjadi 13% dari 14%. Pasar menganggap ini sebagai indikasi bahwa bank sentral tidak akan memprioritaskan perang melawan inflasi. Harga mulai meningkat pada musim gugur lalu, yang bertepatan dengan penurunan tajam lira Turki. Penurunan terjadi setelah bank sentral memangkas suku bunga sebesar 500 basis poin menjadi 14% sebagai bagian dari model ekonomi yang diusulkan oleh Erdogan.