Federal Reserve AS telah menaikkan standar acuan suku bunga untuk tiga kali berturut-turut dan diharapkan akan melakukan hal yang sama di akhir tahun. Langkah ini diharapkan akan membantu mengurangi harga minyak, gas dan logam global serta barang lainnya. Hal yang membuat komoditas terdenominasi dalam dolar AS dan sebagian besar penyelesaian internasional di pasar komoditas dilakukan dalam USD. Keputusan bank sentral ini sepenuhnya sejalan dengan kebijakan Gedung Putih. Kali ini, tidak ada perselisihan diantara Fed dan pemerintah AS terkait pengetatan moneter. Regulator meningkatkan suku bunga 75 basis poin menjadi 3-3,25%. Pimpinan Fed Jerome Powell mengkonfirmasi bahwa Fed akan terus meningkatkan suku bunga hingga level tertentu dan akan mempertahankannya. Target utama dari bank sentral AS adalah menurunkan inflasi ke level target di 2%. “The Federal Open Market Committe memutuskan akan meningkatkan kisaran target untuk suku bunga federal menjadi 3–3,75% dan mengantisipasi kenaikan yang berlangsung dalam kisaran target akan sesuai," pernyataan resmi memperkirakan. Laporan menunjukkan bahwa mayoritas anggota FOMC melihat suku bunga dalam kisaran 4,25-4,5% di akhir tahun.