Para analis di Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan adanya risiko kerawanan pangan global yang semakin tumbuh dalam waktu dekat. Situasi pangan cukup goyah akhir-akhir ini meskipun harga mulai stabil, IMF menekankan.
Pada 30 September, IMF menyampaikan laporan yang menyoroti risiko krisis pangan global. Para ahli membandingkan skala masalah saat ini dengan tantangan tahun 2007-2008 ketika kelangkaan pangan akut memicu akibat yang sangat buruk dan kenaikan korban tewas di dunia.
IMF memperkirakan kerawanan pangan akan meningkat dalam jangka pendek meskipun situasi harga pangan global terbilang membaik. Pada waktu yang sama, harga beberapa produk pangan tetap di level tertinggi sepanjang masa.
Para ahli di IMF menunjukkan bahwa perkembangan lebih lanjut sekarang sulit untuk diprediksi karena menurunnya persediaan pangan, tantangan ekspor agrikultur Ukraina, lonjakan harga pupuk dan energi, dll.
Mereka mengisyaratkan akan butuh $50 miliar bagi masyarakat dunia untuk menjamin keamanan pangan. Dana ini akan cukup untuk menyediakan makanan bagi sekitar 345 juta orang dan meningkatkan situasi pola makan mereka untuk tahun yang akan datang, IMF menekankan.